Kelompok Punokawan seringkali dianggap sebagai pengisi acara di pertunjukan seni tradisional, namun signifikansi-nya jauh tak signifikan dari itu. Mereka bukan hanya sekadar penghibur tawa , melainkan juga merepresentasikan kritik kehidupan yang disampaikan secara jenaka melalui obrolan dan peril